jangan di klik

Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan

Merubah File Flash (swf) menjadi exe

Flash merupakan aplikasi komputer yang banyak digunakan oleh para programmer dan pengguna komputer lainnya untuk membuat suatu animasi, banner web, ilustrasi, serta grafik bergerak lainnya. Dalam flash, kita dapat membuat file tersebut menjadi beberapa ekstensi. File berekstensi exe atau executable file menjadi pilihan bagi orang banyak untuk melihat preview hasil project atau pekerjaan kita. Terkadang file SWF (Shockwave Flash Object) bisa dibuka pada komputer yang telah terinstall program Flash.
Apabila tidak terdapat program Flash, maka file exe itulah yang menjadi ekstensi umum untuk dieksekusi (termasuk di Macintosh).

Langsung ke tkp aja,,
caranya sebagai berikut :
1. Buka Project flash anda , kalau belum selesai , selesaikan kan dulu.











2. Jika project flash sudak fix, and siap untuk di publikasikan
     File ----> Publish Settings











3. Pada Menu Formats kita dapat menentukan file dengan extensi apa saja yang dapat di publish.











4. Kemudian klik publish, file sudah tersimpan di folder project flash anda.


Semoga bermanfaat,,,

Metode Pembelajaran

Pada awalnya komputer digunakan hanya sebagai alat untuk menghitung. Lalu para peneliti melihat adanya kebutuhan komputer untuk pembelajaran. Akhirnya diadakan penelitian yang berfokus pada komputer untuk pendidikan. Dalam perkembangannya komputerlah yang paling populer dipakai sebagai alat bantu pembelajaran secara elektronik. Karena itu dikenal dengan istilah CBL (Computer Based Learning) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pembelajaran berbasis komputer. Saat pertama kali komputer mulai diperkenalkan khususnya pada pembelajaran, maka ia akan menjadi dikenal atau populer di kalangan siswa karena berbagai variasi teknik mengajar yang bisa dibuat dengan bantuan komputer tersebut. Dalam CBL dikenal 5 (lima) istilah dalam penggunaan komputer untuk pendidikan yaitu :
  1. CAI (computer assisted instruction) atau pembelajaran dengan bantuan komputer.
  2. CBI (computer based instruction) atau program pembelajaran yang menggunakan komputer.
  3. CBL  (computer based learning) atau pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan komputer.
  4. CBE (computer based education) atau komputer sebagai alat bantu dalam pendidikan.
  5. CAL (computer assisted learning) atau pembelajaran yang menggunakan alat bantu utama komputer..
Perbedaan dan persamaan kelima istilah tersebut adalah sebagai berikut:
  1. CAI : komputer digunakan untuk membantu proses pembelajaran dalam menyampaikan materi yang sudah diprogramkan. Di CAI peran guru tidak semuanya dihilangkan dan komputer hanya berperan sebagai pendamping guru dalam menyampaikan materi.
  2. CBI : pembelajaran terprogram yang menggunakan komputer sebagai alat bantu utama untuk mengkomunikasikan materi kepada siswa, komputer menjadi pusat pembelajaran (center of learning) dimana siswa berperan lebih aktif dalam mempelajari suatu materi dengan media utama komputer. Siswa belajar secara mandiri tanpa bantuan peran guru.
  3. CBL : pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan komputer, siswa berhadapan dan berinteraksi secara langsung dengan komputer. Interaksi antara komputer dengan siswa ini terjadi secara individual dan belajar secara mandiri tanpa bantuan guru.
  4. CBE : Bersifat menyeluruh, semua aplikasi komputer dalam pendidikan dapatyang digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan seperti : mengolah data, mencatat kehadiran pengajar dan siswa, menyimpan arsip data pribadi, dan lain-lain. Aplikasi-aplikasi pada CBE buakn digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
  5. CAL : Pembelajaran yang melibatkan penggunaan komputer untuk mempresentasikan materi belajar, tutorial dan umpan balik kemajuan belajar siswa.
Maka dalam topik ini istilah yang tepat digunakan ialah CBL (Computer Based Learning) yang mana segala jenis belajar siswa yang berhubungan dengan belajar. Karena kata “learning’ disini dianggap masih sebaga istialh yang umum karena istilah kata ‘learning” itu sendiri secara alamiah mencakup situasi dimana komputer digunakan sebagai alat pembelajaran, tetapi tidak untuk menyampaikan informasi atau mengajar siswa.
Tahap-tahap penelitian dalam CBL
Adapun tahap-tahap yang dilakukan dsalam penelitian CBL tentunya mempunyai tahap-tahap yang dilakukan untuk menemukan masalah serta hasilnya. Berikut adalah tahap-tahap penelitian pada CBL :
  1. Pertama  penggunaan komputer dalam pendidikan adalah untuk latihan dan praktek dalam aritmatika dan membaca.
  2. Kedua penggunaan komputer dapat digunakan sebagai guru, sebagai alat. Di sini, peran "tradisional" komputer dalam pendidikan dibalik.  Dalam rangka untuk mengajarkan komputer, siswa harus belajar dan mengerti bahasa komputer, dengan demikian para siswa harus dapat bekerja dengan bahasa pemrograman.
  3. Ketiga memberikan arah pada guru tentang di mana dan bagaimana menggunakan komputer dalam pembelajaran.
  4. Keempat perangkat lunak pendidikan akan menampilkan peningkatan kognisi yang memungkinkan manusia untuk memperpanjang/mempertajam kemampuan kognitif mereka melalui aplikasi komputer.
Dari tahap-tahap yang ada diatas maka didapatkan masalah dan hasil penelitian, beserta nama-nama peneliti yang meneliti tentang CBL,dan kelemahan penelitian akan dibahas seperti berikut ini :
Penelitian awal tentang komputer di sekolah-sekolah yang menggunakan replikasi mengalami kesalahan terhadap studi perbandingan media sebelumnya (Clark, 1985). Studi cenderung hanya berfokus pada "komputer" sebagai variabel bebas dan dengan demikian komputer itu sendiri diasumsikan dapat mempengaruhi proses belajar. Selain itu, variabel terikat bagi banyak studi ini tidak memadai. Seperti studi perbandingan media, penelitian awal cenderung menggunakan pencapaian tradisional sebagai ukuran hasil. Kurangnya instrumen merupakan masalah yang serius bagi para peneliti di lapangan, dan banyak studi yang gagal karena ukuran variabel terikat yang tidak semestinya. Namun ada beberapa peneliti yang meneliti bagian ini sehingga mendapatkan ukuran hasil yang lebih tepat. (Haechan & Baker, 1989; Rebok, 1989; Shoenfeld, 1985).
Selain masalah dengan variabel bebas dan terikat, banyak pekerjaan penelitian di bidang CBL, sama seperti  penelitian dengan media lain, telah dikritik karena masalah desainnya. Dalam banyak penelitian tidak ada pengawasan yang baik untuk konten kurikulum atau metode pengajaran.  Selain itu, bukti menunjukkan dari penelitian bahwa efek baru dapat menjelaskan banyak hasil yang mendukung komputer dalam penelitian ini (Clark & ​​Salomon, 1986; Clark, 1990). 
Kulik melengkapi tiga hal besar dalam studi meta analisis, satu studi memeriksa efek dari belajar berbasis komputer terhadap murid sekolah dasar, satu lagi terhadap murid sekolah menengah dan yang terakhir terhadap mahasiswa. Meta analisis yang dilakukan Kulik pada level sekolah dasar mengungkapkan adanya peningkatan dalam prestasi siswa dengan ukuran efek standar deviasi .47. Kulik, Bangert dan Williams (1983) menganalisis 51 studi dari CBE yang dilaksanakan dalam tingkat 6-12. Secara keseluruhan, mereka menemukan bahwa CBE meningkatkan nilai ujian siswa dengan standar deviasi .32 dan juga memiliki efek positif dalam membentuk sikap siswa dan dalam jumlah waktu yang diperlukan dalam pembelajaran. Kulik menyimpulkan bahwa pendekatan komputer merupakan cara paling efektif untuk siswa sekolah dasar dan paling tidak efektif untuk mahasiswa.
Kesimpulan Kulik yang paling familiar adalah bahwa pendekatan pembelajaran berbasis komputer dapat meningkatkan prestasi siswa, menghemat waktu siswa dan guru, selain itu juga meningkatkan tingkah laku siswa ke arah yang lebih baik terhadap sekolah dan pada pelajaran tertentu. Karyanya telah sering dikutip sebagai bukti bahwa pendekatan pembelajaran berbasis komputer efektif untuk digunakan. Namun metodologinya telah menerima kritik keras dari banyak orang. Perhatian besar adalah fakta bahwa persentase yang tinggi dari penelitian yang termasuk dalam ulasan yang dilakukan adalah penelitian tentang meluasnya penggunaan mikrokomputer di sekolah. Banyak orang menyarankan bahwa studi yang dilakukan dengan menggunakan mainframe komputer yang penerapannya masih dipertanyakan untuk situasi saat ini.
Penelitian tentang pembelajaran berbasis komputer, yang diteliti oleh MD Robyler. Studi penelitian memberikan informasi yang berguna tentang prosedur dan hasil penelitian. Robyler menjelaskan pada hasil di bidang sikap, konten, jenis aplikasi, tingkat kelas dan jenis siswa. Robyler mengkonfirmasi laporan sebelumnya bahwa aplikasi komputer lebih efektif untuk mengajar matematika daripada membaca dan keterampilan berbahasa. Robyler juga mencatat bahwa penggunaan aplikasi komputer untuk mengajarkan keterampilan kognitif (pemecahan masalah, berpikir kritis) menghasilkan efek yang sama seperti untuk membaca dan matematika.
Robyler menemukan bahwa efek dari penggunaan komputer yang tertinggi berada pada tingkat perguruan tinggi dan terendah pada tingkat sekolah menengah. Dia menyarankan bahwa aplikasi komputer dapat efektif pada tingkat yang lebih tinggi (perguruan tinggi), dan bahwa mungkin CBL mungkin paling efektif pada tingkat ini. Robyler menemukan kecenderungan, yang telah dilaporkan sebelumnya, dalam penggunaan komputer agar lebih efektif bila digunakan oleh siswa dengan prestasi rendah. Dia menyatakan bahwa, "Perlu dicatat dalam ringkasan tersebut, sebab dalam ringkasan tinjauan sebelumnya menerangkan bahwa perangkat lunak terutama yang dirancang untuk peserta didik yang lambat dalam memahami pelajaran mungkin lebih efektif dengan mereka daripada perangkat lunak yang dirancang untuk masyarakat umum "(Robyler, hal. 123). Dia menemukan perbedaan dalam efek terhadap pria dan wanita, meski penelitian ini buktinya belum meyakinkan, tapi sangat disarankan bahwa ini adalah bidang yang membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Meskipun informasi dari tinjauan tentang penelitian dalam pembelajaran berbasis komputer memberikan masukan yang berharga, kecenderungan untuk meneliti dalam studi perbandingan media harus dipertanyakan. Secara jelas, studi yang berfokus pada efek dari atribut tertentu dan penggunaan komputer pada hasil belajar tertentu adalah sulit untuk digabungkan dan dianalisis. Hal ini perlu dicatat bahwa sebagian besar variabel terikat kognitif dalam studi termasuk dalam penelitian yang menggunakan langkah-langkah pencapaian standar. Sebuah deskripsi singkat dari beberapa contoh  yang baik dalam bidang pembelajaran berbasis komputer berikut; studi ini dimaksudkan sebagai model untuk pekerjaan masa depan dalam kajian ini.
Pada tahun 1983 Becker melaporkan dalam penelitiannya bahwa siswa menggunakan komputer untuk latihan dan praktek, dasar pemrograman, serta bermain game. Mereka menghabiskan waktu sangat sedikit dengan peralatan terbatas yang tersedia. Dia juga menyatakan siswa lebih banyak belajar tentang perangkat keras dan lunak daripada materi yang terkait dengan konten. Lalu pada atahun 1985 Becker melaporkan hasilnya yaitu bahwa guru jarang menggunakan komputer sebagai alat dalam menyajikan pembelajaran atau  praktek kepada siswa pada mata pelajaran tradisional. Namun, komputer hanya digunakan dalam mempelajari komputer dan menghitung.
Memperhatikan hasil-hasil penelitian terdahulu, dibawah ini merupakan saran untuk penelitian lebih lanjut :
Robyler menyarankan bahwa kedepannya penelitian dalam pembelajaran berbasis komputer harus berkonsentrasi pada:
• Aplikasi dalam berbagai keterampilan dan konten wilayah.
• Aplikasi komputer dalam bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (ESL).
• Menggunakan pengolah kata.
• Kreativitas dan pemecahan masalah dengan Logo dan CAI.
• Efek dari penggunaan komputer pada sikap dan tingkat drop-out.
• Perbedaan efek dari penggunaan komputer pada pria dan wanita.
Palumbo menyarankan bahwa penelitian kedepannya harus fokus pada anak usia sekolah yang tinggi, karena kesiapan anak muda untuk belajar bahasa pemrograman dipertanyakan, dan studi dari siswa usia perguruan tinggi telah menghasilkan beberapa hasil yang positif. 

Hasil penelitian Lehrer mengusulkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memeriksa pemecahan masalah yang mungkin dan hasil metakognitif dari kerja komputer dengan bahasa pemrograman atau lingkungan pemecahan masalah lainnya. Temuannya dalam wilayah perencanaan dan belajar geometri menyarankan suatu jalan yang bermanfaat untuk pekerjaan yang lebih lanjut. Studi Lehrer mencontohkan pilihan yang tepat dari kedua variabel independen dan dependen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah komputer berbasis strategi pemecahan masalah dan variabel dependen (terikat) adalah semua langkah-langkah yang dibangun dengan hati-hati atau dipilih terlebih dahulu untuk mengukur hasil kognitif yang sesuai.
 
 

File System


File System
File System atau Sistem berkas adalah metode untuk mengorganisasikan dan menyimpan data komputer pada media penyimpanan. File system juga merupakan jembatan antara sistem operasi dan media penyimpanan.
Jenis-jenis File system
Ada beberapa jenis file system yang sekarang sudah ada dan terus berkembang. Setiap sile system ini biasanya dibedakan berdasarkan Sistem Operasinya masing-masing. Berikut adalah beberapa jenis File System yang umumnya dipakai(karena sudah terkenal) :
FAT
FAT 16
FAT16 dikenalkan oleh MS-DOS tahun 1981 (udah lama banget). Awalnya, Sistim ini didesign untuk mengatur file di floopy drive dan mengalami beberapa kali perubahan sehingga digunakan untuk mengatur file di harddisk. Keuntungan FAT16 adalah file system ini kompatibel hampir di semua Operating System baik itu WIndows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi , jadi semakin besar harddisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari harddisk. Hal jelek lain adalah FAT16 tidak mendukung kompresi , enkripsi dan kontrol akses dalam partisi.
FAT 32
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows Xp karena Windows Xp tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.
NTFS
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.
Max file size16 EB (16 × 10246 bytes) − 1 KB (1024 bytes) (format);
16 TB (16 × 10244 bytes) − 64 KB (implementation)[3]
Max number of files4,294,967,295 (232-1)[3]
Max filename length255 UTF-16 code units[4]
Max volume size264 clusters − 1 cluster (format);
256 TB (256 × 10244 bytes) − 64 KB (64 × 1024 bytes) (implementation)[3]
Allowed characters in filenamesIn Posix namespace, any UTF-16 code unit (case sensitive) except U+0000 (NUL) and/ (slash). In Win32 namespace, any UTF-16 code unit (case insensitive) exceptU+0000 (NUL) / (slash)\ (backslash) : (colon)* (asterisk) ? (Question mark)” (quote) < (less than)> (greater than) and | (pipe) [4]
EXT
Extended File System adalah file system yang diperuntukkkan bagi Sistem Operasi Linux. File System ini memiliki metadata yang sama dengan UFS (Unix File System). FIle System ini dirancang oleh Remy Card.
EXT 2
Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.
Block size:1 KB2 KB4 KB8 KB
max. file size:16 GB256 GB2 TB2 TB
max. filesystem size:4* TB8 TB16 TB32 TB
EXT 3
EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.
Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
Integritas data
EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
Mudah dilakukan migrasi
Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
Block sizeMax file sizeMax filesystem size
1 KiB16 GiB2 TiB
2 KiB256 GiB8 TiB
4 KiB2 TiB16 TiB
8 KiB[limits 1]2 TiB32 TiB
EXT 4
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.
Max file size16 TiB (for 4k block filesystem)
Max number of files4 billion (specified at filesystem creation time)
Max filename length256 bytes
Max volume size1 EiB (limited to 16TiB because of e2fsprogs limitation until v1.42)
Allowed characters in filenamesAll bytes except NULL (”) and ‘/’
HFS
Hierarchial FIle System adalah File System yang dikembangkan oleh Apple, Inc. File System ini digunakan oleh untuk komputer dengan sistem operasi Macintosh.
HFS Plus
HFS Plus atau HFS + merupakan pengmebangan dari HFS.
Max file size8 EiB[1]
Max number of files4,294,967,295 (232-1)
Max filename length255 characters (255 UTF-16 encoding units, normalized to Apple-modified variant of Unicode Normalization Format D)
Max volume size8 EiB [2]
Allowed characters in filenamesUnicode, any character, including NUL. OS APIs may limit some characters for legacy reasons
Masih banyak jenis dari File system yang lain…
EXT4 VS NTFS
Kelebihan NTFS dari EXT4  salah satunya adalah pada FItur Enkripsi yang hanya ada pada NTFS.
Selain itu pada File system EXt4 tidak mendukung adanya data deduplication sehingga memungkinkan adanya data yang sama. Pada kasus file yang berukuran besar, tentu ini sangat merugikan.


\

About

Introduction

-

Harry Potter Chibi Harry Potter 2
Diberdayakan oleh Blogger.

Search

comments